Penyebab Timbulnya Penyakit Insomnia
Penyebab Timbulnya Penyakit Insomnia
Apakah Anda selalu merasa sulit untuk terlelap, tidak peduli seberapa lelahnya Anda seharian bekerja? Atau, apakah Anda sering terbangun di tengah malam dan terbaring terjaga selama berjam-jam, menatapi gelapnya langit-langit rumah? Insomnia adalah masalah umum yang menguras energi, mood kebugaran tubuh, dan kemampuan beraktivitas Anda selama sehari ke depan. Insomia kronis bahkan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.Ada pun penyebabnya adalah sebagai berikut ini :Beranjak dari tempat tidur saat terbangun di tengah malam
Saat
Anda terbangun di malam hari, sebaiknya tetap berada di tempat tidur
dan jangan beranjak pergi. Jika Anda merasa santai dan tenang, tidak apa
untuk sekadar berbaring sejenak menunggu untuk tertidur kembali. Anda
bisa menyiasatinya dengan mencoba menghitung mundur dari 100 untuk
memicu rasa ngantuk, dibandingkan harus bangkit dari tempat tidur merasa
frustrasi, yang pada akhirnya hanya akan menyegarkan tubuh Anda.
Pengaruh obat-obatan
Berbagai obat yang
digunakan untuk mengatasi bermacam-macam kondisi, mulai dari tekanan
darah tinggi, pilek dan flu biasa, hingga asma dapat menyebabkan insomnia sebagai efek sampingnya. Bahkan jika Anda sudah membatasi
konsumsi kopi di siang hari supaya tidak menganggu tidur malam Anda,
beberapa obat-obatan dapat mengandung kafein atau zat stimulan lainnya,
Beragam obat dikenal sebagai pengganggu kualitas tidur, mulai dari
menghambat tidur REM, memblokir produksi melatonin, merusak kadar alami
enzim atau jalur lain dalam tubuh. Untungnya, banyak alternatif obat
yang menimbulkan sedikit gangguan untuk tidur Anda, maka bicarakanlah
dengan dokter jika Anda sedang menggunakan obat-obatan tertentu dan
mengeluh kesulitan tidur.
Kondisi kesehatan mental
Masalah
kesehatan mental yang mendasari sering dapat mempengaruhi pola tidur
seseorang, misalnya gangguan kecemasan klinis atau depresi yang dapat
menyebabkan kekhawatiran dan kecemasan berlebih yang dengan konsisten
mengganggu tidur Anda. Berita buruknya, jika Anda memiliki gangguan
kecemasan, mengkhawatirkan pola tidur dapat semakin menyulitkan Anda
untuk tidur nyenyak. Selain itu, beberapa orang yang memiliki depresi
mungkin juga akan tidur terlalu banyak.
Sibuk bermain gadget sebelum tidur
Masih
ingat tentang tips membuat satu rutinitas sederhana sebelum tidur? Nah,
untuk tidur nyenyak yang Anda impi-impikan selama ini, jangan masukkan
bermain hape atau laptop ke dalam rutinitas tidur Anda. Memang nonton tv
sebentar sebelum tidur dinilai banyak membantu bagi sebagian orang,
namun aktivitas yang melibatkan interaksi — membalas email, main FB,
nge-tweet, atau sekadar chatting sebelum tidur — akan mencegah otak Anda
dari beristirahat dan dapat memicu gejala insomnia.



Tidak ada komentar: